Sekolah Rakyat Papua Perluas Akses Pendidikan dan Perkuat Pembangunan SDM di Wilayah Terpencil
Jayapura – Komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pendidikan hingga ke pelosok negeri kembali ditunjukkan melalui pembangunan Sekolah Rakyat di Papua. Program strategis nasional ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa untuk memperoleh pendidikan berkualitas, termasuk bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Tanah Papua.
Melalui Kementerian Sosial RI, pembangunan permanen empat Sekolah Rakyat di Papua ditargetkan mulai berjalan pada Juli 2026. Lokasi pembangunan meliputi Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Sarmi, Kota Jayapura, dan Kabupaten Jayapura. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengurangi kesenjangan pendidikan sekaligus mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua.
Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional VI Papua, John Herman Mampioper, mengatakan bahwa seluruh tahapan administrasi pembangunan saat ini sedang diselesaikan sebelum pekerjaan fisik dimulai.
“Program Sekolah Rakyat merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan. Kami optimistis program ini akan memberikan manfaat besar bagi generasi muda Papua,” ujar John.
Ia menjelaskan, sejumlah Sekolah Rakyat telah beroperasi dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tingginya minat pendaftar menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap hadirnya layanan pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas.
“Harapan kami, setelah gedung baru rampung, kapasitas sekolah dapat meningkat hingga ribuan siswa sehingga lebih banyak anak Papua dapat menikmati layanan pendidikan yang layak dan berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Papua, Herald J. Berhitu, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendukung percepatan pembangunan agar manfaat program dapat segera dirasakan masyarakat.
“Program ini tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi lokal, serta menjadi bagian penting dalam upaya pengentasan kemiskinan di Papua,” kata Herald.
Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi cerminan keseriusan pemerintah dalam membangun Papua melalui pendekatan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, pembelajaran berbasis teknologi, serta pembiayaan yang ditanggung negara, program ini diyakini akan menjadi jalan baru bagi lahirnya generasi Papua yang unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.


0 Comment