Jaga Kedamaian Papua, Pemuda Adat Tabi Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Papua — Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Presidium Pemuda Adat Tabi (PPAT) Kota Jayapura, Frank Reynold Tjoe, mengajak seluruh elemen masyarakat di Tanah Papua menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian sebagai fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan.
Frank menyampaikan dukungan terhadap pemerintah di berbagai tingkatan, mulai dari pemerintah Kota Jayapura, kabupaten, hingga Pemerintah Provinsi Papua, dalam menjaga stabilitas wilayah dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi masyarakat.
“Saya secara pribadi memberi dukungan secara penuh kepada pemerintah dalam hal menjaga kestabilitas dan keamanan di atas tanah ini. Kita tahu bersama bahwa dengan rasa aman dan ketertiban yang sudah terjalin di atas tanah ini merupakan fondasi yang sangat luas untuk menjalankan pembangunan di atas tanah ini,” ujar Frank.
Menurutnya, situasi yang aman diperlukan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan, termasuk di bidang pendidikan, infrastruktur, ekonomi kerakyatan, dan kemasyarakatan.
Ia menilai pemuda memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tersebut. Pemuda, kata Frank, perlu terlibat aktif mendukung program pemerintah sekaligus menjaga hubungan sosial yang telah terbangun di tengah masyarakat.
“Oleh sebab itu, kita sebagai pemuda, pemuda yang pemilik negeri ini dan pemuda yang mendiami negeri ini, entah itu dia datang dan tinggal bersama-sama dengan kami di sini, kita punya kewajiban yang sangat penting untuk mendukung penuh program pemerintah ini dalam hal menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kita di atas Tanah Papua,” katanya.
Frank juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Menurut dia, penyebaran hoaks dan isu provokatif berpotensi mengganggu kerukunan serta memicu konflik di tengah masyarakat.
“Buang semua pikiran-pikiran negatif dan jangan mudah untuk terprovokasi dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia mengajak masyarakat membangun kehidupan yang saling menghormati dan bergandengan tangan demi masa depan Papua.
Menurutnya, kedamaian bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat secara bersama dan konsisten sehari-hari.
“Mari pada kesempatan ini saya mau mengajak kita semua bergandengan tangan, mari hidup berdampingan untuk mendukung penuh program pemerintah ini supaya kita tetap aman, sejahtera, dan apa pun yang kita pikirkan untuk masa depan kita, masa depan anak-anak kita, semua itu bisa terjalin dengan baik,” pungkas Frank.


0 Comment